Infrastruktur e-Business
infrastruktur e-Business adalah salah satu perangkat keras dan perangkat lunak yang mana
gigunakan untuk mengirim suatu e-busseniss layanan kepada kariyawan, pelanggan
maupun mitra diaman infrastruktur e-Business sendiri digunakan sebagai suatu
penunjang kegiatan.
Infrastruktur e-Business terdiri dari
5 layer yaitu :
a. E-business
Services applications.
Layer pada proses e-business yang
merupakan bentuk strategi bisnes dalam
bentuk jaeingan,pemodelan , konsep untuk memberikan pelayanan dan mencapai
suatu target menggunakan Aplikasi : contohnya : CRM , SCM.
b. Systems
software
Layer e-business ini merupakan perangkat
lunak yang digunakan sebagai pendukung proses e-business dalam mencapai suatu
tujuan dari tiap rencaa serta target dari suatu perusahaan contoh : Web browser,server software, DBMS
Transport or Network.
c. Transport
or Network
Pada layer ini e-business merupakan
peralatan melalui sebuah jaringan yang mana mempermudah setiap kegiatan
bisnis.contohnya : Physical network
d. Storage/Physical
Lapisan di mana mencakup penyimpanan
data baik yang tersimpan di dalam penyimpanan magnetis di dalam server web
ataupun media penyimpanan sementara
Conthnya : RAM
e. Content
and Data
Lapisan yang mencakup isi dari data
yang tersimpan seperti data konsumen, data transaksi dan lain sebagainya. Contohnya
Web Content dan data Transaksi.
Pada awal 1950-an
Perkembangan teknologi informasi hanya sebatas digunakan untuk Militer
penerapan dalam e-business masih belum terlihat.
Pada era 1960-an
Perkembangan TI ini muncul pada era 1960-an banyak digunakan diberbagai
perusahaan khususnya dalam bidang bisnis. Karena pada era ini manusia telah
menganal bagian-bagian dari TI .
Pada era 1965-1971-an
Pada perkembangan era ini TI paling pesat dari perkembangan komputer yang
ada. Pengaruh pada e-bussiness.
Tahun 1999 – awal 2000-an
Bisnis
“DOTCOM” muncul dengan adanya frekuensi yang sangat besar hingga
menggelembung. Banyak model bisnis yang belum terbukti namun ramai diluncurkan.
Hal ini disebut sebagai internet bust .
E-business yang pada era ini lebih dikenal lebih dulu sub bagiannnya yaitu
e-commerce berkembang sangat cepat di era ini.
2000 – Sekarang
Seiring berjalannya waktu, perkembangan
teknologi informasi semakin advanced. Hal ini dibukuti juga dengan adanya perkembangan e-business yang selalu mengalami
banyak perkembangan. Banyak sekali jenis aplikasi e-business yang sudah
diciptakan sebelumnya (contoh : CRM, ERP dan lain sebagainya) semakin lama
semakin mudah digunakan serta efektif dan efisien dalam pelaksanaannya.
Contohnya yaitu cloud computing yang semakin membuat perusahaan menggunakan
aplikasi penerapan e-business dengan semakin efektif dan efisien. Sejak
perkembangan internet yang awalnya tidak terjangkau dan sekarang menjadi mudah
dijangkau masyarakat luas, penerapan e-business semakin terlihat.
Kendala dan tantangan
pemanfaatan TI pada e-Business
·
masyarakat banyak yang belum siap menerima kemajuan teknologi dalam
membawa perubahan cara berkomunikasi dan berbisnis.
·
taraf pendidikan masyarakat belum terdidik dalam menerima
teknologi maju.
·
akses internet merupakan suatu yang
sangat mahal, terlebih-lebih untuk
akses global
·
Keamanan dan kerahasiaan pribadi
Bisnis apapun harus menjaga kerahasiaan informasi
agar tetap aman dan hanya dapat diakses oleh penerima yang dimaksud. Untuk
menjaga informasi tetap aman dan terjaga, setiap catatan transaksi dan berkas
lain perlu dilindungi dari akses yang tidak sah, serta memastikan transmisi
data dan penyimpanan informasi yang aman. E-business
mempermudah perusahaan dalam pelaksanaan kegiatan bisnisnya namun kemanan yang
tidak terjaga dapat membuat pihak yang tidak berhak dapat mengakses data
perusahaan dengan mudah. Hal ini jelas menjadi kekhawatiran sebagian perusahaan
dalam menerapkan e-business.
·
Keabsahan
data
Transaksi e-Business memiliki tantangan yang
lebih besar untuk membangun keabsahan karena data dari internet sangat mudah
untuk diubah dan disalin. Kedua belah pihak yang terkait dalam e-Business
sama-sama ingin memastikan keaslian masing-masing rekan, terutama jika salah
satu pihak akan melakukan pemesanan dan transaksi pembayaran elektronik.
·
Integritas
Data
Sebuah bisnis perlu merasa yakin bahwa data tidak
diubah dalam perjalanan, baik sengaja atau karena kecelakaan. Hal ini sama seperti yang dibahas di atas
sebelumnya mengenai keamanan. Isu keamanan data yang tidak terjamin membuat
sejumlah perusahaan semakin enggan menerapkan e-business.
·
Tanpa
Penyangkalan
Hal ini berkaitan dengan adanya bukti dalam
transaksi. Sebuah bisnis harus memiliki jaminan bahwa pihak yang menerima atau pembeli
tidak dapat menyangkal bahwa transaksi telah terjadi, dan ini berarti memiliki
bukti yang cukup untuk membuktikan transaksi.
·
Kontrol Akses
Memiliki Ketakutan
tersendiri di mana perusahaan takut akan adanya pihak lain yang tidak berwenang
mengendalikan sistem namun dapat masuk ke dalam sistem untuk mengakses
informasi, mengambil informasi ataupun mengacaukan sistem yang ada.
·
Ketersediaan Layanan
berhubungan dengan
penyediaan layanan dan informasi bagi pelanggan bisnis. Pesan harus disampaikan
dalam cara yang dapat diandalkan dan tepat waktu, dan informasi harus dapat
disimpan dan diambil sesuai kebutuhan. Karena ketersediaan layanan penting
untuk semua website e-Business, langkah-langkah tertentu harus diambil agar
dapat mencegah gangguan layanan oleh
peristiwa-peristiwa seperti listrik padam dan kerusakan infrastruktur fisik. Sebuah bisnis harus memiliki jaminan bahwa
pihak yang menerima atau pembeli tidak dapat menyangkal bahwa transaksi telah
terjadi, dan ini berarti memiliki bukti yang cukup untuk membuktikan setiap transaksi yang dilakukan.
Trend perkembangan TI kedepan dan manfaatnya bagi e-Business
Salah satu tren dari perkembangan TI yaitu :
SMS Banking
adalah layanan perbankan yang
selalu dilakukan dengan menggunakan SMS (short
Message Service ). Pada Transaksi in
yang dapat dilakukan
adalah pengecekan saldo, transfer uang, dan pembayaran tagihan.
E-commerce adalah perdagangan elektronik
(Electronic commerce ) adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan
internet.
Sumber : http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2012/09/20/dampak-perkembangan-teknologi-informasi-488600.html
Cloud
Computing
Merupakan
gabungan pemanfaatan IT dan pengembangan berbasis internet. Cloud computing
memiliki potensi yang sangat besar untuk semakin membuat e-business menjadi
lebih efektif dan efisien.
Pengertian
computer cloud computing
Cloud computer adalah gabungan dari pemanfaatan (komputasi )dan
pengembangan berbasus internet(awan). (Wikipedia, 2013)

Awan
(cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan
di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer
tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari
infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.
Cloud computing sendiri memungkinkan
konsumen dan bisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa instalasi dan akses file
pribadi mereka di setiap komputer dengan akses internet.pada Teknologi ini memungkinkan komputasi yang jauh
lebih efisien dengan memusatkan penyimpanan, memori, pengolahan dan bandwidth.
Menurut kelompok kami :
Pemanfaataan
Cloud computing dapat meningkatkan efiensi, layanan dengan cepat dapat tersedia
dan siap digunakan dalam hitungan “menit” dibandingkan dengan berminggu-minggu
ataupun berbulan-bulan jika menggunakan pendekatan tradisiona.Cloud computing
membantu mengurangi biaya, serta Sangat mudah untuk menginstal teknologi.
Cloud
computing tidak perlu usaha untuk mendapatkan tambahan perangkat keras atau
perangkat lunak. Selain itu, pelaksanaannya dilakukan jarak jauh. Cloud
computing membantu bisnis menjadi mobile.
Manfaat cloud computing :
1. Hemat Biaya
Pengunaan teknologi Cloud Computing membantu para perusahaan untuk menghemat biaya dalam hal-hal berikut ini :
Pengunaan teknologi Cloud Computing membantu para perusahaan untuk menghemat biaya dalam hal-hal berikut ini :
· Mengurangi
biaya infrastrukur kebutuhan komputer
· Tidak perlu membeli software dasar untuk
aplikasi
· Mengurangi tenaga IT Profesional sehingga
menghemat biaya perawatan.
2. Meningkatnya
Kapasitas
Kapasitas cloud computing memang tergantung
pada biaya sewa, namun teknologi cloud computing bisa menyimpanan data
pada cloud computing lebih besar daripada komputer pribadi.
3. Availability
Availability berarti cloud computing mempunyai jaminan dapat diakses 7 x 24 jam dari mana saja dan kapan saja.
Availability berarti cloud computing mempunyai jaminan dapat diakses 7 x 24 jam dari mana saja dan kapan saja.
Kendala pemanfaatan
cloud computing : masalah keamanan dan kerahasiaan data, dari segi fisik rentan
pada kerusakan hardware, lalu masalah internet ketika down maka karyawan dalam
perusahaan tidak bisa bekerja.




0 komentar:
Posting Komentar