About

KEBERHASILAN ITU DIPEROLEH KETIKA SESEORANG MEMPUNYAI KEMAUAN

Minggu, 14 April 2013

Revisi Tugas 2 Lingkungan Bisnis dan Komponen - komponennya



Pengertian Lingkungan Bisnis dan Komponen-Komponennya
Lingkungan bisnis adalah seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahakan dan memperbaiki standar serta kualitas. Lingkungan bisnis terbagi atas 2, yaitu :
1.      Lingkungan bisnis secara internal
Lingkungan Internal dipengaruhi oleh beberapa factor, yaitu : Tenaga kerja (Man) , Modal (Money) , Material / bahan baku (Material) , Peralatan/perlengkapan produksi (Machine) , Metode (Methods)
Lingkungan internal ini biasanya digunakan untuk menentukan Strength(kekuatan) perusahaan, dan juga mengetahui Weakness (kelemahan) perusahaan.
2.      Lingkungan bisnis secara eksternal
Adalah lingkungan yang dipengaruhi oleh konsumen, pesaing, pemasok,dan peraturan pemerintah.

Paradigma Ekonomi dan Hubungannya
1.      Paradigma Ekonomi Industrial
Paradigma ekonomi industrial (industrial economy paradigm) adalah aturan mendasar dari pasar, dan dapat melampaui ekonomi. Memahami, tidak ada pasar yang homogen, atau satu set aturan universal, karena berbagai jenis transaksi memiliki implikasi yang berbeda. Paradigma ekonomi industrial ada karena setiap transaksi memiliki implikasi untuk kedua pembeli dan penjual. Implikasi yang mungkin melampaui sekedar pertukaran barang, jasa, dan uang.
Ciri-ciri :
-          Ada proses jual-beli antara konsumen dan produsen
-          Organisasi birokratik (max weber -> teori organisasi)
-          posisi strategis strategi bisnis (Michael porter strategi)
-          vertikal terintegrasi perusahaan

2.      Paradigma Ekonomi Jejaring (Networked Economy Paradigm) dan Ciri-cirinya
Paradigma ekonomi jejaring adalah jaringan yang menghubungkan sentrl-sentra inovasi,produksi     dan kemandirian usaha masyarakat kedalam suatu jaringan berbasi teknologi informasi, untuk terbentuknya jaringan pasar domestic diantara sentra dan pelaku usaha masyarakat.
Ciri-cirinya :
-          Transaksi jual beli dapat dilakukan di jejaring social
-          sistem ekonomi yang berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat
Perbedaan Paradigma ekonomi industri dan paradigma ekonomi jejaring
Kalau industrial economy, transaksi jual belinya dilakukan dengan tatap muka atau melalui distributor itu sendiri. Sedangkan dengan networked economy, transaksi dilakukan tanpa harus bertatap muka tetapi dengan melalui jaringan sosial/internet. Kalau dilihat dari tingkat keamanannya, industrial economy lebih terjamin keamanannya dibanding dengan networked economy

Hubungan ekonomi industri dan paradigma ekonomi jejaring
adalah bahwa keduanya sama-sama melakukan transaksi jual beli entah dalam bentuk barang maupun dalam bentuk jasa sehingga kedua belah pihak sama-sama mendapatkan keuntungan.
Pendapat Alvin Tofler Tentang Proses Perubahan
·         Gelombang pertama adalah masyarakat setelah revolusi agraria dan diganti pertama pemburu pengumpul budaya.
·         Gelombang kedua adalah masyarakat selama Revolusi Industri (abad ke-17 ca. akhir melalui pertengahan abad ke-20). Komponen utama dari masyarakat Gelombang Kedua adalah keluarga inti , pabrik-jenis sistem pendidikan dan korporasi . Toffler menulis: "Masyarakat Gelombang Kedua adalah industri dan berdasarkan produksi massal , distribusi massa , konsumsi massa , pendidikan massa , media massa , massa rekreasi , massa hiburan , dan senjata pemusnah massal . Anda menggabungkan hal-hal dengan standarisasi , sentralisasi , konsentrasi sinkronisasi, dan, dan Anda berakhir dengan gaya organisasi yang kita sebut birokrasi . "
·         Gelombang ketiga adalah masyarakat pasca-industri . Menurut Toffler, sejak akhir 1950-an sebagian besar negara telah bergerak menjauh dari Masyarakat Gelombang Kedua ke dalam apa yang dia sebut Masyarakat Gelombang Ketiga, yang didasarkan pada pengetahuan ditindaklanjuti sebagai sumber daya utama. Deskripsinya ini ( super-masyarakat industri ) bentuk ekor burung ke dalam konsep penulis lain '(seperti Era Informasi , Space Age , Elektronik Era, Global Village , technetronic usia, ilmiah-revolusi teknologi), yang untuk berbagai derajat diperkirakan demassification, keragaman, pengetahuan berbasis produksi, dan percepatan perubahan (salah satu maksim kunci Toffler adalah "perubahan adalah non-linear dan dapat pergi ke belakang, ke depan dan ke samping").

Contoh Proses Perubahan Paradigma Bisnis dari industrial ke networked economy
Salah satu contoh dari industri yang menghasilkan jasa yaitu PT Garuda. Pada kasus ini, PT Garuda bukan merupakan industri yang biasanya kita kenal sebagai sarana untuk mengolah bahan mentah menjadi bahan siap pakai, tetapi justru dengan menggunakan layanan jasa. Jadi, maksudnya dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, pelanggan atau konsumen dapat mendapatkan layanan berupa jasa transportasi. PT Garuda juga menerapkan sistem online (yang menggunakan jaringan) sebagai layanan akses untuk penjualan dan pembelian tiket maupun layanan customer. Ini merupakan salah satu kegiatan e-business dengan menggunakan layanan jasa.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More