Nama kelompok :
-
Hardiyanto Pattipeilohy
(682011004)
-
Engelin A. Kansil (682011044)
-
Hermin J. Tetehuka (682011045)
-
Philsya M. E. Nanlohy (682009015)
E-BUSINESS
E-Business
adalah aktivitas
yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran
barang dan/atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi dan transaksi.
E-commerce
merupakan extension dari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik.
Media elektronik yang dibicarakan hanya difokuskan dalam hal penggunaan media
internet.dengan menggunakan internet sebagai media perdagangan selain dapat
menekan biya oprasional juga akan meningkatkan pendapatan dari hasil penjualan
, karena promosi yang dilakukan tidak membututhkan waktu yang lama dan banyak
tenanga.
E-Commerce merupakan suatu
aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan , konsumen dan komunitas tertentu melalui transaksi
elektronik dan perdagangan barang , pelayanan dan informasi yang dilakukan
secara elektronik. Dalam hal ini E-Bussiness sangat berkaitan erat dengan
E-Commerce karena merupakan kegiatan berbisnis di Internet yang tidak saja
meliputi pembelian, penjualan dan jasa, tapi juga meliputi pelayanan pelanggan
dan kerja sama dengan rekan bisnis (baik individual maupun instansi).
PT Dipo Star Finance
Delapan tahun sudah PT Dipongj Star Finance mengimpletasikan TI. Kini,
mereka dengan menyiapkan kolekting system yang memungkinkan nasabah mendapatkan
reminder baik berupa sms maupun telepon, tergantung permintaan nasabah.”kami
memang pelopor tetapi implementasi system ini akan membantu meningkatkan
kinerja perusahaan,”kata Eka Wibisana, senior manager system development PT
Dipo Star Finance. Tidak hanya
mengembangkan system collecting Dipo Star Finance juga berkonsentrasi
pada upgrading system secara keseluruhan. Adanya pembaharuan system akan
mempermudah adopsi teknologi lain secara Bussiness Intelligence dan Mobile
system. Konsumen akan dimanjakan dengan kemudahan, mulai dari percepatan approval hingga kemungkinan persetujuan
kredit hanya lewat ponsel. Dari sisi laba bersih perusahaan mengalami
peningkatan. Jika laba bersih pada akhir 2006 sebesar Rp 120 milyar, tahun
berikutnya telah mencapai Rp 180 milyar. Bagi Dipo Star Finance, TI adalah
sebuah keniscayaan karena tanpa TI kami harus mengelola data sebanyak 50.000
pelanggan secara manual.sebagian besar aktivitas perusahaan bergantung pada TI
mulai dari mengolah data SDM hingga layanan konsumen, untuk security system,
khususnya virus, Dipo Star Finance menganut pola Virtual Land. Hal memungkinana
virus yang tersebar di satu PC atau departemen tidak akan menyebar ke system
lain. Dalam pengaplikasian system. Dipo Star Finance memilih lebih banyak aplikasi
secara mandiri. Jika mngembangkan sendiri untuk jangka panjang akan lebih
menguntungkan sekaligus memudahkan dalam penyesuaian system.
PT Danareksa (persero)
Perusahaan melakukan inisiasi layanan Mobile Query untuk nasabah.
Perusahaan spesialis Invertment banking dan capital market effect brokerage ini
melakukan inisiasi TI. Di antaranya layangan Virtual melalui jaringan 3G
nirkabel, internet dan Mobile query serta Straight through order processing
untuk nasabah institute dari pihak Danareksa berharap bias menggunakan mobile
devices seperti laptop ponsel atau PDA, untuk melakukan transaksi keuangan
termasuk saham, surat utang, dan obligasi. Danareksa meluncurkan sms query
untuk nasabah sebagai tahap awal, layanan ini baru diperkenalkan kepada 200
nasabah aktif yang menkanisme pememilihannya diserahkan kepada front-end.
Perakhir 2007 Danareksa mencatat revenue sebesar Rp 489,62 Milyar meningkat
disbanding akhir tahun sebelumnya yang Rp334,43 milyar. Tiap tahun perusahaan
mematok bujet TI sebesar 8 % dari total anggaran. Berkat
hadirnya layanan tersebut maka nasabah dapat melakukan transaksi dimana pun ia
berada. Baik melalui ponsel, internet dan PDA.
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
Dalam pengelolaan
layanan. Telkom tidak hanya menyediakan akses tetapi juga content dan services.
Alhasil, peran TI di Telkom bukan sekedar business enabler, melainkan juga
sebagai business innovator. Transformasi TI di Telkom sudah dimulai sejak tahun
2005. Langkahnya diawali dengan integrasi, simplifikasi, dan standarisasi
system bisnis lewat program infusion 2008. Program ini mentransformasikan
system-sistem TI yang beragam menjadi satu bisnis saja, baik untuk operation
support system (OSS), billing support system (BSS), maupun customer support system
(CSS).dipastikan semua system utama berbasis produk dan regional lebur dalam
satu system yang terpadu, multiproduk, dan lintas fungsi, sehingga perusahaan
bias mendapatkan informasi secara cepat dan akurat saat akan memanggil
keputusan penting. Sasaran program ini, pertama untuk menciptakan pertumbuhan
bisnis Telkom secara kompetitif melalui pilar-pilar layanan yang inovatif,
excel-lent dan tepat pasar. Kedua, menampung tumbuhnya industrikonten digital
nasional baik melalui user generated content maupun kemitraan dengan
professional content creator yang diwadahi oleh inisiatif indigo. Terakhir
diperolehnya kemitraan jangka panjang dengan pelanggan, melalui kemampuan
meningkatkan customer experience dan customer value. Perusahaan BUMN ini
menargetkan kapitalisasi pasar Telkom pada 2010 senilai US$30 miliar. Melalui
program Telkom Goal 2010. Disinilah peran TI diuji.”TI sejatinya lebih berperan
untuk meningkatkan produktivitas melalui efisiensi dan inovasi.”
Keunggulan :
- Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi traditional.
- Menurunkan Biaya Operasional
- Melebarkan Jangkauan
- Meningkatkan Costumer Loyality
- Meningkatkan Value Chain (Mata Pencaharian Pendapatan)
(sumber: warta ekonomi 2007)
(sumber
: jurnal iptek vol.11. no 2. Ecommerce penjualan computer cv. Generation
computer)




0 komentar:
Posting Komentar